(Kredit gambar: Getty Images)

Gol kemenangan sundulan Ayoub El Kaabi di perpanjangan waktu memastikan Olympiacos meraih gelar Liga Konferensi Eropa UEFA 2023-24, menyusul kemenangan 1-0 atas Fiorentina di Final di Athena.

El Kaabi menyambut umpan silang Santiago Hezze pada menit ke-116 untuk memastikan mahkota Eropa perdananya bagi Olympiacos, yang terjadi di Stadion Agia Sophia, Athena, dalam 20 menit berkendara dari stadion kandang mereka.

Akibatnya Fiorentina mengalami kekalahan kedua berturut-turut di final kompetisi ini, setelah juga kalah pada tahun 2023.

Sematkan dari Getty Images

Setelah mengalami patah hati karena kalah di final tahun lalu dari West Ham, Fiorentina mengawali pertandingan sebagai favorit namun Pietro Terracciano menyelamatkan mereka pada menit keempat, saat ia memblok tendangan mendatar Ayoub El Kaabi.

Namun Fiorentina melakukan serangan balik dari sepak pojok Olympiakos saat umpan silang Dodo ditendang dari udara oleh Christian Kouame, namun Andrea Belotti hanya mampu membobol gawang samping.

Tim Italia semakin mendekat setelah sepak pojok pada menit kesembilan yang diterima oleh pemain Olympiakos Panagiotis Retos, ketika umpannya dibelokkan oleh Nikola Milenkovic, namun bek Serbia itu berada dalam posisi offside.

Belotti kembali mendapat peluang pada menit ke-21 namun Konstantinos Tzolakis memblok tembakannya ke arah Giacomo Bonaventura, meski upaya rebound gelandang berusia 34 tahun itu berhasil diselamatkan oleh Tzolakis.

Kedua tim segera bertukar peluang kecil sepanjang sisa babak pertama yang akhirnya berakhir tanpa gol.

Babak kedua sulit untuk melihat peningkatan kualitas karena kedua tim terus saling mengimbangi di seluruh lapangan, dengan El Kaabi sering kali terdiam karena pengawalan keras Milenkovic sementara sundulan sang bek juga melebar dari tendangan sudut pada menit ke-65.

Vicente Iborra hampir memecah kebuntuan Olympiacos melalui sundulannya pada menit ke-80 yang memanfaatkan tendangan bebas pemain pengganti Andre Horta, namun tendangannya masih melebar dari sudut kiri.

El Kaabi empat menit kemudian membuat sundulannya melebar saat Olympiacos kesulitan menemukan sentuhan klinis yang menentukan untuk memaksakan kemenangan di menit-menit akhir, yang tidak terjadi saat Fiorentina memaksakan perpanjangan waktu untuk pertama kalinya di final kompetisi ini.

Perpanjangan waktu melihat kedua tim terus membatalkan satu sama lain meskipun pemain Olympiakos Stevan Jovetic melepaskan tendangan melengkung yang melebar pada menit ke-97.

Namun Fiorentina mengawali babak kedua perpanjangan waktu dengan kuat dan hampir unggul pada menit ke-110, namun tendangannya berhasil ditepis oleh Jonathan Ikone yang berhasil diselamatkan oleh Tzolakis.

Penalti segera menjadi besar bagi kedua tim sampai serangan balik Olympiacos akhirnya membuat bola melengkung ke dalam kotak, dengan El Kaabi sigap untuk menerima umpan Santiago Hezze ke sudut kiri untuk memastikan gelar Eropa perdananya untuk Olympiacos meskipun pemeriksaan VAR yang menegangkan.

Iborra secara krusial menggagalkan upaya Ikone pada menit pertama masa tambahan waktu saat tim Yunani itu mempertahankan gelar pertama mereka di semua kompetisi UEFA.

Tim

Olympiacos: Konstantinos Tzolakis, Rodinei, Francisco Ortega (Quini 90′), Santiago Hezze, Panagiotis Challenges, David Carmo, Kostas Fortunis (Jovetic 73′), Vicente Iborra, Ayoub El Kaabi (El-Arabi 122′), Chiquinho (Horta 77 ′).′), Daniel Podence (Masoura 105′)

Cadangan: Alexandros Paschalakis, Andre Horta, Youssef El-Arabi, Sotiris Alexandropoulos, Quini, Georgios Masouras, Joao Carvalho, Stevan Jovetic, Omar Richards, Apostolos Apostolopoulos, Andreas Ntoi, Athansios Papadoudis

Fiorentina: Pietro Terracciano, Dodo, Cristiano Biraghi (Ranieri 105′), Rolando Mandragora, Nikola Milenkovic, Lucas Martinez Quarta, Nicolas Gonzalez (Beltran 105′), Arthur (Duncan 74′), Andrea Belotti (Nzola 59′), Giacomo Bonaventura (Barak 82′), Christian Kouame (Ikone 82′)

Cadangan: Maximo Lopez, Lucas Beltran, Jonathan Ikone, Luca Ranieri, M’Bala Nzola, Gino Infantino, Davide Faraoni, Alfred Duncan, Michael Kayode, Oliver Christiansen, Fabiano Parisi, Antonin Barak

Wasit: Artur Soares Dias (Portugal)