
Pertemuan pemilik tim IPL di Mumbai telah memicu banyak diskusi dan perdebatan, dengan beberapa laporan merinci perkembangan baru. Menurut laporan ESPNcricinfo terbaru, franchise tersebut telah mengusulkan larangan dua tahun terhadap pemain luar negeri yang mengundurkan diri dari liga tanpa alasan yang sah.
Tim dilaporkan menyoroti kejadian di masa lalu ketika pemain mengundurkan diri pada saat-saat terakhir, dengan alasan pribadi. Mereka mencatat bahwa hal ini mengganggu strategi tim dan memaksa mereka untuk mencari pengganti dari talenta internasional yang jumlahnya lebih sedikit. Tim juga menyarankan agar BCCI memastikan bahwa pemain luar negeri memainkan liga tersebut kecuali untuk keluarga atau komitmen mendesak. Mereka juga memberi tahu dewan IPL bahwa pemain luar negeri harus diberi mandat untuk mendaftar pada lelang besar dan tidak hanya berpartisipasi dalam lelang kecil dengan harapan mendapatkan label harga yang besar.
Sesuai laporan ESPNcricinfo, kesepuluh waralaba menyetujui dua poin ini selama pertemuan mereka dengan IPL pada hari Rabu. Waralaba memahami alasan dewan pemain tertentu menariknya keluar karena komitmen internasional, atau jika pemain tersebut mengalami cedera, atau memiliki komitmen keluarga yang membuatnya tidak dapat bergabung dengan skuad. Tunjangan tersebut bersedia diberikan asalkan pada saat lelang ada kejelasan mengenai ketersediaan pemain pada edisi IPL.
Sebelum setiap musim IPL, beberapa pemain mengundurkan diri setelah lelang, dengan alasan pribadi. Jason Roy, Alex Hales, dan Wanindu Hasaranga, antara lain, telah menarik diri dari musim IPL dalam beberapa tahun terakhir, sering kali memberikan alasan yang tidak meyakinkan bagi waralaba. Penarikan diri ini tidak hanya mengganggu rencana tim tetapi juga menimbulkan pertanyaan tentang ketergantungan pemain luar negeri tertentu.
Dapatkan pembaruan! Ikuti kami di


