Toni Payne mengakui Super Falcons akan berada di bawah tekanan untuk mempertahankan gelar Piala Afrika Wanita tetapi menegaskan tim sepenuhnya fokus mempertahankan mahkota di Maroko, Completesports.com melaporkan.

Gelandang berpengalaman ini menjadi bagian dari skuad Nigeria yang meraih gelar WAFCON ke-10 yang memperpanjang rekor di turnamen 2024.

Pasukan Justine Madugu memasuki edisi 2026 sebagai juara bertahan dan difavoritkan untuk mengangkat trofi sekali lagi.

Selain sukses mempertahankan gelar, Super Falcons juga berupaya mengamankan kualifikasi Piala Dunia Wanita FIFA 2027, dengan turnamen tersebut berfungsi sebagai kualifikasi Afrika.

Payne Tentang Ambisi Super Falcons

Payne mengakui ekspektasi seputar tim tetapi menyatakan keyakinannya pada kemampuan skuad untuk menghadapi tantangan dan mengulangi kesuksesan mereka sebelumnya.

Baca Juga:WAFCON 2026: Super Falcons yang Percaya Diri Tiba di Rabat, Siap Mempertahankan Gelar

“Sudah diketahui bahwa Nigeria memiliki reputasi sebagai Raksasa Afrika,” kata Payne kepada FIFPRO.

“Bermain untuk Super Falcons memiliki banyak beban, dan ada sedikit tekanan agar kami memenangkan WAFCON.”

Sukses Di Maroko

Payne juga merefleksikan kesuksesan Super Falcons di final WAFCON 2024.

“Memenangkannya untuk kesepuluh kalinya bersama tim itu merupakan pencapaian besar bagi kami,” kenang Payne.

“Banyak dari kami, itu adalah turnamen pertama kami, WAFCON pertama kami, trofi pertama kami. Itu sangat berarti bagi semua orang di tim.”

Oleh Adeboye Amosu