William Saliba dilaporkan harus absen selama lima bulan setelah tertatih-tatih saat Prancis kalah di semifinal Piala Dunia dari Spanyol, talkSPORT melaporkan.

Bek Arsenal telah mengikuti program pelatihan yang dimodifikasi sepanjang Piala Dunia sejauh ini, dalam upaya untuk mengatasi sakit punggungnya.

Namun, pemain berusia 25 tahun itu hanya mampu tampil selama 30 menit dalam kekalahan 2-0 di semifinal hari Selasa.

Dan dalam berita yang mengkhawatirkan bagi juara Liga Premier Arsenal, Saliba kini bisa absen hingga Desember.

Jurnalis Prancis dan kontributor tetap talkSPORT Julien Laurens mengklaim setelah cedera tersebut Saliba terdengar berkata, ‘Punggungku hilang’.

Dan kini L’Equipe telah menyatakan bahwa The Gunners khawatir mantan bintang pinjaman Marseille itu akan absen empat hingga lima bulan.

Mereka menyatakan bahwa pemain tersebut sekarang akan menjalani operasi dalam upaya untuk memperbaiki masalah punggung kronisnya.

Insiden itu terjadi ketika Saliba tidak berada dalam tekanan langsung.

Baca Juga: Arsenal Bisa Memenangkan Setiap Kompetisi –Saliba

Saliba turun dan memberi isyarat ke bangku cadangan untuk digantikan dengan Prancis yang sudah tertinggal 1-0 dari juara dunia 2010 itu.

Lihat tip

Prancis -1,5

Dalam 10 dari 15 pertandingan terakhir, Prancis menang dengan minimal 2 gol.

Prancis lebih dari 2,5 gol

Prancis mencetak lebih dari 2,5 gol dalam 6 dari 10 pertandingan kandang terakhir.

Prancis lebih dari 1,5 gol

Prancis mencetak lebih dari 1,5 gol dalam 8 dari 10 pertandingan kandang terakhir.

Bek tengah itu perlahan keluar dari lapangan, dibantu oleh dua anggota staf medis tim.

Bos Les Bleus Didier Deschamps beralih ke bek tengah Crystal Palace Maxence Lacroix sebagai penggantinya bersama Dayot Upamecano.

Namun segalanya berubah dari buruk menjadi lebih buruk bagi Prancis ketika pemain Tottenham Pedro Porro menggandakan keunggulan Spanyol pada menit ke-58 dan memastikan tempat mereka di final, di mana mereka akan menghadapi Argentina menyusul kemenangan dramatis 2-1 atas Inggris.

Saliba menjadi sosok kunci The Gunners di musim 2025/26, membantu klub meraih gelar Liga Inggris pertama mereka dalam 22 tahun.

Bintang kelahiran Paris ini juga berperan penting bagi Prancis dalam perjalanan mereka menuju Piala Dunia dan selama turnamen, meski mengalami masalah punggung.

Dia melewatkan pertandingan penyisihan grup terakhir melawan Norwegia dalam upaya untuk menjaga kebugarannya dan Prancis sudah memastikan tempat mereka di babak 32 besar.

Keluhan punggungnya diawasi secara ketat dan ditangani oleh tim medis Prancis.

Saliba baru-baru ini mengakui bahwa dia telah bermain-main dengan masalah tersebut sepanjang pertarungan Arsenal di Liga Champions dan perebutan gelar Liga Premier.