Menanggapi rumor yang mengaitkannya dengan kepindahan dari Manchester, pemain Kroasia berusia 24 tahun itu awalnya berusaha meyakinkan para pendukung akan kebahagiaannya saat ini.

“Kita semua telah melihat berbagai rumor datang dari segala arah. Saya bahagia di Man City, saya memiliki semua yang saya butuhkan,” kata Gvardiol.

Namun, pernyataan penutupnya mengenai apa yang akan terjadi dapat menjadi peringatan bagi para penggemar klub.

Anda mungkin menyukainya

Josko Gvardiol tentang masa depan Manchester City: “Kita lihat saja nanti”

Josko Guardiol, Manchester City

Josko Guardiol, Manchester City (Kredit gambar: Getty Images)

“Sebelum cedera, saya bermain di setiap pertandingan, hampir penuh. Setelah Piala Dunia, kita lihat saja nanti.”

Tanggapan khusus ini menimbulkan keraguan atas masa depannya, terutama mengingat perubahan operasional yang sedang terjadi di klub.

Manajer legendaris Pep Guardiola secara resmi telah mengakhiri masa jabatannya selama 10 tahun yang sarat trofi di City, membuat klub perlu mendapatkan pengganti yang mampu memimpin tim menuju era baru.

Gvardiol telah mencatatkan 122 penampilan untuk Manchester City sejak kedatangannya pada tahun 2023. Namun, momentumnya sangat terganggu selama musim 2025/26.

Cedera parah di pertengahan musim membatasinya hanya tampil 18 kali di Premier League dan total 25 pertandingan di semua kompetisi selama tahun terakhir kepemimpinan Guardiola.

Sementara bek serba bisa ini menekankan bahwa fokusnya tetap pada pemulihan performa sebelum cedera, penolakannya untuk berkomitmen dengan Manchester City setelah Piala Dunia mendatang menunjukkan bahwa penunjukan manajer yang akan datang dapat berdampak pada langkah selanjutnya.

Bagi skuad yang sudah menghadapi tugas untuk melakukan transisi melewati era Guardiola, kehilangan salah satu bek paling berperingkat tinggi di Eropa akan menjadi pukulan telak bagi pelatih baru tersebut.

Gvardiol dikontrak Manchester City hingga musim panas 2028.