Setan Merah bisa kalah dari rival Liga Premier Crystal Palace dalam mengejar pelatih kepala ternama Andoni Iraola.

Bos Bournemouth akan meninggalkan Vitality Stadium musim panas ini di akhir kontraknya dan sedang mempertimbangkan langkah selanjutnya.

Anda mungkin menyukainya

Andoni Iraola ke Crystal Palace

Iraola terus dikaitkan dengan pekerjaan di Manchester United sejak kepergian Ruben Amorim awal musim ini, dan meski bos sementara Michael Carrick telah membimbing klub tersebut ke kualifikasi Liga Champions, profil taktis Iraola dilaporkan masih dikagumi.

Pelatih asal Spanyol ini sering disebut-sebut sebagai kandidat utama yang akan ditunjuk di Old Trafford musim panas ini, dan keputusan akhir mengenai manajer Man United berikutnya belum dibuat oleh petinggi klub.

Andoni Iraola, Manajer AFC Bournemouth, berjabat tangan dengan Marcos Senesi dari AFC Bournemouth usai pertandingan Liga Premier antara Leeds United dan Bournemouth di Elland Road pada 27 September 2025 di Leeds, Inggris.

Andoni Iraola (kanan) (Kredit gambar: Ed Sykes/Getty Images)

Ketertarikan tersebut tampaknya didorong oleh kemampuan Iraola untuk membangun identitas taktis yang jelas dengan Bournemouth dan bagaimana hal itu dapat bermanfaat bagi Man United.

Menurut El Chiringuito, Iraola ‘hampir’ menyetujui kepindahan ke Crystal Palace musim panas ini, menggantikan Oliver Glasner yang pergi.

Pelatih Austria adalah nama lain yang dikaitkan dengan pekerjaan di Man United, dan dengan absennya Iraola, mungkin memungkinkan Setan Merah untuk memprioritaskan Glasner dalam mengejar penerus permanen Amorim.

Bersama The Cherries, Iraola berhasil mentransisikan tim dari unit pertahanan blok bawah menjadi tim yang proaktif dan memberikan tekanan tinggi.

Prestasi utamanya termasuk memimpin klub mencapai finis tertinggi di Liga Premier dan meraih kemenangan signifikan melawan beberapa dari enam tim teratas liga.

Ia juga berjasa meningkatkan pemain individu seperti Antoine Semenyo dan Milos Kerkez, yang keduanya dijual demi keuntungan besar.

Di kalangan manajerial, Iraola dianggap sebagai pelatih yang disiplin secara taktik dan sistemnya sulit dilawan. Dia adalah profil yang dicari oleh klub-klub yang ingin melakukan modernisasi di lapangan.

Iraola dikabarkan ingin kembali ke Klub Atletik di Spanyol, tempat ia menghabiskan seluruh karir bermainnya di Eropa, namun tim Basque telah menunjuk Edin Terzic untuk menggantikan Ernesto Valverde.