Joao Cancelo absen saat Barcelona mengalahkan Atletico Madrid di La Liga pada akhir pekan sebagai tindakan pencegahan medis menyusul kekhawatiran atas kemungkinan kondisi jantung.
Cancelo telah menjadi starter dalam 22 dari 26 pertandingan liga yang dimainkan Barca sejak ia tiba dengan status pinjaman dari Manchester City di akhir jendela transfer musim panas. Ia lebih banyak bermain sebagai bek kiri sejak pergantian tahun kalender, namun namanya hilang dari daftar skuat Madrid membuat penasaran.
Dari laporan RAC1 terlihat jelas bahwa Cancelo menerima nasihat medis untuk tidak ikut serta dalam pertandingan tersebut. Salah satu kerabat sang bek telah didiagnosis mengidap penyakit jantung dan staf klub ingin mengesampingkan bahwa penyakit tersebut merupakan penyakit keturunan yang dapat mempengaruhi dirinya juga.
Masalah jantung yang tidak terdiagnosis dapat mengancam nyawa dalam sepak bola profesional dan kehati-hatian sangat penting jika ada kemungkinan kecil seorang pemain menjadi rentan.
Sergio Aguero pensiun hanya dalam empat pertandingan dalam karirnya di Barcelona musim lalu setelah ketidaknyamanan dada dinyatakan oleh tes di rumah sakit sebagai aritmia jantung. Daley Blind didiagnosis menderita peradangan otot jantung setelah menderita pusing saat pertandingan pada tahun 2019 dan kemudian dipasangi defibrillator kardioverter implan (ICD) yang dapat mendeteksi detak jantung tidak teratur. Christian Eriksen bermain dengan perangkat serupa yang dipasang setelah dia pingsan di lapangan pada Euro 2020.
Sayangnya, tragedi telah terjadi dalam sejumlah kasus selama bertahun-tahun. Marc-Vivien Foe meninggal pada tahun 2003 ketika ia pingsan saat pertandingan Piala Konfederasi, sementara kardiomiopati aritmogenik herediter dikaitkan sebagai penyebab kematian bek Sevilla Antonio Puerta pada tahun 2007.
BACA BERITA BARCELONA TERBARU, RUMOR TRANSFER & GOSIP



