tidak ada foto

Dalam batas-batas lapangan kriket, rasa frustasi seringkali menjadi lawan yang diam, menguji ketangguhan setiap pemain. Hal ini terbukti dalam kasus Babar Azam, yang kehabisan tenaga saat ia berjalan kembali ke gubuk dan kemarahannya terus berlanjut hingga ruang ganti.

‌Peshawar Zalmi memiliki awal yang eksplosif dengan pemain pembuka Saim Ayub dan Babar Azam membimbing tim mereka ke 54/0 pada akhir powerplay. Namun, susunan pukulan mereka tersendat karena mereka kehilangan gawang penting dari Ayub, Mohammad Haris, dan Haseebullah Khan, berkat Arafat Minhas dan Hasan Ali. Semua perhatian beralih ke Babar Azam, yang mengincar setengah abad kelima musim ini untuk mengubahnya menjadi skor yang signifikan. Namun, keberuntungan tidak memihaknya karena pemain berusia 29 tahun itu kehabisan tenaga, membuatnya tampak frustrasi.

Pada penyerahan terakhir pada over ke-13, Zahid Mahmood mengirimkan bola berukuran penuh kepada Tom Kohler-Cadmore, yang dengan elegan mengarahkannya ke tengah-tengah. Setelah melepaskan tembakan, ia segera berlari untuk melakukan pukulan tunggal, namun tantangan sesungguhnya muncul ketika Kohler meminta pukulan kedua yang berisiko, dan Babar meresponsnya tanpa ragu-ragu. Namun, di tengah kekacauan tersebut, Babar gagal memperhatikan Mahmood, yang berlari dari ujung bowler untuk mengambil bola. Mahmood dengan cepat melemparkannya ke kapten Karachi, Shan Masood, yang ditempatkan di ujung bowler, yang segera mencabut jaminannya. Sayangnya, Babar tidak bisa mencapai titik tersebut tepat waktu, sebagaimana dikonfirmasi oleh keputusan wasit ketiga.

Kehabisan waktu membuat Babar merasa frustrasi, terbukti saat dia memarahi dirinya sendiri saat berjalan kembali ke paviliun. Saat memasuki ruang ganti, dia melampiaskan amarahnya, membanting tongkat pemukulnya ke kursi terdekat dan dengan kasar membuang sarung tangannya karena penyesalan atas kekalahan yang tidak disengaja itu.

Pengguna Twitter membanjiri platform tersebut dengan reaksi mereka terhadap keluarnya Babar, dan mengungkapkan berbagai sentimen.

Sangat marah

Babar Azam yang marah melemparkan tongkat pemukul dan sarung tangannya ke ruang ganti pic.twitter.com/ADUCICMGrq

— ٰImran Siddique (@imransiddique89) 11 Maret 2024

Babar Azam masih sangat kecewa. Belum pernah melihat Babar semarah ini sebelumnya 🙁

25.000 lari di kriket profesional sekarang#HBLPSL9 | #KhulKeKhel | #BabarAzam #shanMasood #PSL2024 #karachikings #PeshawarZalmi
#KkvsPz #pindi pic.twitter.com/pucdEk9Z4L

— Ramzan IDREES (@Ramzanidrees90) 11 Maret 2024

Permainan yang bagus

Melewatkannya

Banyak orang yang sibuk menyaksikan inning membosankan Deepti Sharma yaitu 88 run off 60 bola, namun mereka melewatkan quickfire Babar Azam 51 run hanya dalam 46 bola. Maksudku, hanya 46 bola. Pemain seperti Gayle dan Russell harus belajar sesuatu dari pemukul kuat ini, Bobsy the King.

— Tuan BoiesX (@BoiesX45) 11 Maret 2024

Babar Azam dan habis itu cerita lama 🙂💔 #PSL2024 pic.twitter.com/v14B7DYrpK

— Zaidi_Tweets (@Zaidi_tweets65) 11 Maret 2024

Kelelawar Babar

Sekali lagi

Babar Azam melemparkan tongkat pemukul dan sarung tangannya ke ruang ganti. Dia berteriak sekali lagi, dia sangat marah#HBLPSL9 | #KhulKeKhel | #BabarAzam #shanMasood #PSL2024 #karachikings #PeshawarZalmi
#KkvsPz #pindi pic.twitter.com/R6C1Kkntc7

— Ramzan IDREES (@Ramzanidrees90) 11 Maret 2024

Namamu Muhammad Babar Azam. <3

— Addy (@thy_notepad) 11 Maret 2024

Dapatkan pembaruan! Ikuti kami di