Ada pemandangan luar biasa di Serie A Italia pada hari Minggu ketika pelatih Lecce Roberto D’Aversa tampak menanduk striker Hellas Verona Thomas Henry menyusul bentrokan sengit di Stadio Via del mare.
Setelah pertandingan, yang dimenangkan Verona 1-0 berkat gol babak pertama dari gelandang Michael Folorunsho, Henry berdebat dengan bek Lecce Marin Pongracic dan kedua pemain mendapat kartu kuning.
D’Aversa tampaknya siap melakukan intervensi tetapi malah melakukan sundulan ke penyerang Prancis itu.
“Sabtu depan kami akan menghadapi pertandingan besar lainnya [against Salernitana] dan saya tidak ingin pemain saya dilarang,” kata D’Aversa kepada wartawan usai pertandingan.
“Jadi saya keluar untuk mencoba memisahkan mereka dari lawan dan kemudian insiden dengan Henry terjadi.”
Dan dia menambahkan: “Saya sudah meminta maaf kepada manajemen Verona. Sebagai pelatih dan ayah dari tiga anak, saya ingin meminta maaf atas apa yang terjadi.”
Kepala pelatih Lecce Roberto D’Aversa membenturkan kepala striker Verona Thomas Henry. Ada banyak keributan, saling dorong dan dorong di akhir pertandingan Lecce-Verona, dan sekarang kita tahu alasannya. pic.twitter.com/GbdPDOpw8PMarget 10, 2024
Lihat selengkapnya
Baik D’Aversa dan Henry dikeluarkan dari lapangan dan berharap untuk menyelamatkan salah satu pemainnya dari skorsing, pelatih Lecce kini sendiri yang akan menerima larangan tersebut.
Lecce saat ini berada di urutan ke-15 Serie A, hanya satu poin di atas zona degradasi dengan 10 putaran tersisa di kompetisi tersebut.
Kemenangan Verona membawa mereka naik ke peringkat ke-13, namun mereka hanya unggul dua poin di atas Frosinone yang berada di peringkat ke-18.
Cerita Serie A lainnya
Mike Maignan dari AC Milan keluar setelah pelecehan rasis dalam pertandingan Serie A vs Udinese
PERHATIKAN: Francesco Camarda yang berusia 15 tahun melakukan debutnya di AC Milan dan menjadi pemain termuda dalam sejarah Serie A
Bagaimana Napoli baru saja menjuarai Serie A untuk pertama kalinya sejak zaman Diego Maradona



