Tottenham berusaha untuk melupakan kekalahan mereka dalam derby London Utara dari Arsenal pada hari Rabu dengan merekrut penyerang yang pernah dianggap sebagai bintang tetapi kesulitan untuk mendapatkan performa terbaiknya dalam beberapa tahun terakhir.
Setelah unggul 1-0 di Emirates, Tottenham tampak unggul melawan Arsenal dan menginginkan kemenangan untuk membantu membalikkan nasib mereka. Namun, gol bunuh diri Dominic Solanke dan serangan Leandro Trossard membenarkan gagasan itu.
Hal ini membuat Tottenham kesulitan di bursa transfer untuk meningkatkan skuadnya, dan hal ini bisa bergantung pada pertaruhan dari mantan wonderkid tersebut.
Tottenham akan menghidupkan kembali karir Ansu Fati?

Tottenham dikabarkan tertarik merekrut Fati (Kredit gambar: Getty Images)
Menurut outlet Spanyol Sport, Tottenham tertarik untuk mengontrak penyerang Barcelona Ansu Fati Januari ini. Mereka dilaporkan telah meluncurkan tawaran untuk pemain Spanyol itu, yang dihargai kurang dari £10 juta oleh Transfermarkt.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa, setelah kalah dalam derby London Utara dari Arsenal pada Rabu malam, Daniel Levy bersedia memberi Ange Postecoglou kekuatan menyerang yang lebih besar untuk sisa musim ini, dengan Ansu Fati dipandang sebagai pilihan yang baik.

Fati menghabiskan musim lalu dengan status pinjaman di Brighton (Kredit gambar: Getty Images)
Meskipun pemain berusia 22 tahun itu hanya tampil delapan kali di semua kompetisi musim ini, tujuh di antaranya datang sebagai pemain pengganti. Dia juga gagal mencetak gol atau memberikan assist musim ini, namun Tottenham berharap bisa menghidupkan kembali kariernya yang sedang buruk.
Pernah dipandang sebagai jawaban untuk menggantikan Lionel Messi di Catalonia setelah melakukan debutnya pada usia 16 tahun, karier Fati sebagian besar terhenti karena masalah cedera yang berulang dan kesulitan untuk menemukan performa terbaiknya.
Pinjamannya ke Brighton musim lalu juga tidak membuat dunia bersinar, meskipun ia mencatatkan 27 penampilan untuk Seagulls sepanjang musim. Tottenham berupaya mengembangkan hal tersebut, dengan usia dan bakatnya yang masih menunjukkan adanya potensi bagi Fati untuk mencapai level tinggi.
Dalam pandangan FourFourTwo, Tottenham seharusnya hanya mempertimbangkan untuk menyelesaikan kesepakatan untuk Fati jika mereka berhasil mendapatkannya dengan harga yang cukup murah. Dengan kontraknya yang akan berakhir pada tahun 2027 dan perjuangannya untuk menemukan performa terbaiknya, Fati seharusnya tidak mengeluarkan biaya terlalu banyak, meskipun pertaruhan tersebut tentu saja sepadan untuk pemain yang memiliki bakat dan kualitas yang jelas.



